Iklan Parlemen

terkini

Wabup Aceh Besar: Gerakan Orang Tua Asuh Jadi Kunci Percepatan Pencegahan Stunting

Kamis, 25 Juni 2026, 17.29 WIB Last Updated 2026-06-25T10:29:22Z

Aceh Besar – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terus memperkuat komitmen dalam menekan angka stunting melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satunya dengan mendorong program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) yang dinilai menjadi langkah strategis dalam membangun generasi sehat dan berkualitas.

Wakil Bupati Aceh Besar Drs H. Syukri menegaskan, sosialisasi orang tua asuh memiliki peran penting dalam upaya pencegahan stunting. Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Sosialisasi Orang Tua Asuh Cegah Stunting di Aula SMK Al Mubarkeya, Kecamatan Ingin Jaya, Kamis (25/6/2026).

Menurut Syukri, pencegahan stunting menjadi bagian dari program prioritas nasional yang harus mendapat dukungan bersama, baik dari pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat.

“Pemkab Aceh Besar bersama OPD terkait akan terus menggencarkan berbagai program pencegahan stunting. Ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing,” ujarnya.

Ia menjelaskan, visi pembangunan Aceh Besar yang bermarwah, bermartabat, adil, makmur, sejahtera, dan bersyariah dalam bingkai Ahlussunnah wal Jamaah diwujudkan melalui berbagai misi, salah satunya peningkatan kualitas sumber daya manusia serta pembangunan berkelanjutan di bidang pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.

“Pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas merupakan prioritas kita bersama. Namun, masih ada tantangan yang harus kita hadapi, salah satunya persoalan stunting,” katanya.

Syukri menyebutkan, berdasarkan data Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGI) 2024 serta data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM), angka stunting masih menjadi perhatian serius dan membutuhkan kerja sama seluruh pihak.

Ia juga membuka peluang bagi pelaku usaha, baik BUMN maupun swasta, untuk ikut berkontribusi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), terutama membantu masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Aceh Besar Drs Fadhlan mengatakan, kegiatan sosialisasi Genting diikuti oleh kepala OPD terkait, kepala puskesmas, penyuluh keluarga berencana, serta perwakilan dunia usaha.

“Kegiatan ini merupakan upaya membangun kolaborasi, integrasi program, dan gotong royong agar pencegahan stunting dapat berjalan efektif dan mencapai target yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Fadhlan menambahkan, Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting dapat dilakukan melalui berbagai bentuk dukungan, mulai dari pemberian nutrisi kepada keluarga berisiko stunting, pembangunan sarana pendukung seperti rumah layak huni, jamban, sanitasi lingkungan, akses air bersih, hingga pendampingan melalui edukasi dan konseling.

Ia mencontohkan, program dukungan nutrisi telah dilakukan oleh Baitul Mal Aceh Besar kepada 46 keluarga yang tersebar di 23 kecamatan.

“Dengan sinergi semua pihak, kita berharap angka stunting di Aceh Besar terus menurun dan lahir generasi yang sehat, cerdas, serta memiliki daya saing,” pungkasnya. []
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Wabup Aceh Besar: Gerakan Orang Tua Asuh Jadi Kunci Percepatan Pencegahan Stunting

Terkini

Iklan Parlemen