Pidie – Komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan pendampingan kepada petani di wilayah binaan. Salah satunya dilakukan Babinsa Koramil 26/Grong-Grong Kodim 0102/Pidie, Kopda Harno Pakpahan, yang turun langsung membantu petani melakukan penyemprotan hama pada tanaman padi di Desa Pangge Pilok, Kecamatan Grong-Grong, Kabupaten Pidie, Selasa (09/06/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pendampingan yang rutin dilakukan Babinsa guna memastikan tanaman padi masyarakat dapat tumbuh dengan baik dan terhindar dari serangan organisme pengganggu tanaman yang berpotensi menurunkan hasil produksi.
Di tengah aktivitas penyemprotan, Kopda Harno Pakpahan mengatakan bahwa perawatan tanaman padi merupakan tahapan penting yang tidak boleh diabaikan oleh petani. Menurutnya, pengendalian hama secara tepat dan terukur menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan panen.
“Penyemprotan dilakukan untuk mengantisipasi perkembangan hama yang dapat merusak tanaman padi. Dengan perawatan yang baik, diharapkan tanaman tumbuh sehat dan hasil panen nantinya dapat lebih maksimal,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pertanian merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Kehadiran Babinsa di tengah petani juga diharapkan mampu memberikan motivasi serta semangat kepada masyarakat dalam mengelola lahan pertanian secara optimal.
Para petani menyambut positif pendampingan yang dilakukan Babinsa.
Menurut mereka, kehadiran aparat teritorial di sawah tidak hanya membantu meringankan pekerjaan, tetapi juga memberikan dorongan moril bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian.
Salah seorang petani setempat mengungkapkan bahwa serangan hama menjadi salah satu tantangan yang sering dihadapi petani selama masa pertumbuhan padi.
Oleh karena itu, kegiatan penyemprotan yang dilakukan secara bersama-sama dinilai sangat membantu dalam menjaga kondisi tanaman agar tetap sehat dan produktif.
Sementara itu, Danramil 26/Grong-Grong menegaskan bahwa jajaran Babinsa akan terus berperan aktif mendampingi para petani di wilayah binaan, mulai dari tahap pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan hingga masa panen.
Langkah tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan sekaligus upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang sebagian besar menggantungkan hidup pada sektor pertanian.
Melalui sinergi antara Babinsa dan petani, diharapkan produksi padi di wilayah Kecamatan Grong-Grong dapat terus meningkat.
Selain menjaga ketersediaan pangan di tingkat daerah, keberhasilan sektor pertanian juga menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.