Iklan Parlemen

terkini

Lebih dari 5.800 Warga Manfaatkan MPP Aceh Besar Selama Juni 2026, Disdukcapil Jadi Layanan Terfavorit

Kamis, 02 Juli 2026, 22.38 WIB Last Updated 2026-07-02T15:38:48Z
Foto: Masyarakat menunggu atrean di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Aceh Besar, Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Rabu (1/7/2026)


KOTA JANTHO – Antusiasme masyarakat terhadap pelayanan publik terpadu di Kabupaten Aceh Besar terus meningkat. Sepanjang Juni 2026, Mal Pelayanan Publik (MPP) Aceh Besar di Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, mencatat sebanyak 5.813 kunjungan warga yang memanfaatkan berbagai layanan administrasi dalam satu lokasi.

Tingginya angka kunjungan tersebut menjadi bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap sistem pelayanan yang lebih praktis, cepat, dan efisien. Beragam kebutuhan administrasi, mulai dari dokumen kependudukan, layanan jaminan kesehatan, hingga keimigrasian, kini dapat diselesaikan tanpa harus berpindah-pindah kantor.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Aceh Besar, Andria Shahputra, SE, MM, mengatakan bahwa tingginya jumlah pengunjung menunjukkan MPP semakin berfungsi optimal sebagai pusat pelayanan publik terpadu.

"Selama Juni 2026, MPP Aceh Besar melayani sebanyak 5.813 pengunjung. Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin mempercayai dan memanfaatkan keberadaan MPP untuk mengurus berbagai kebutuhan administrasi dalam satu tempat," ujar Andria, Rabu (1/7/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun, Konter Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menjadi layanan yang paling banyak diminati dengan 2.278 pengunjung. Posisi berikutnya ditempati BPJS Kesehatan yang melayani 637 pengunjung, disusul Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh dengan 503 pengunjung.

Saat ini, MPP Aceh Besar menghadirkan 28 konter pelayanan yang melibatkan berbagai instansi pemerintah, BUMN, BUMD, hingga lembaga vertikal. Seluruh layanan tersebut dirancang untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mengakses berbagai kebutuhan administrasi secara terintegrasi di satu tempat.

Konter pelayanan yang tersedia antara lain Disdukcapil, BPJS Kesehatan, KPP Pratama Aceh Besar, Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh, Dinas Sosial, DPMPTSP, BPKD, Polresta Banda Aceh, Polres Aceh Besar, Kementerian Agama Aceh Besar, Baitul Mal Aceh Besar, Kantor Pertanahan Aceh Besar, Mahkamah Syar'iyah Jantho, BKPSDM, Kementerian Haji dan Umrah, Dinas Kesehatan, Dinas PUPR, BPJS Ketenagakerjaan, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi, PDAM Tirta Mountala, Klinik E-Katalog Lokal Aceh Besar, BP3MI, Dinas Pendidikan, Bank Aceh Syariah, Dinas Lingkungan Hidup, Kejaksaan Negeri Aceh Besar, Dinas Kelautan dan Perikanan, serta BBPOM.

Andria menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui penyempurnaan sistem, peningkatan fasilitas, serta penguatan koordinasi dengan seluruh instansi yang tergabung dalam MPP.

"Kami berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, profesional, nyaman, dan terintegrasi, sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan terbaik dalam satu lokasi," pungkasnya. [Red]
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Lebih dari 5.800 Warga Manfaatkan MPP Aceh Besar Selama Juni 2026, Disdukcapil Jadi Layanan Terfavorit

Terkini

Iklan Parlemen