Iklan Parlemen

terkini

Tiga Jembatan Perintis Bantuan Presiden di Wilayah Kodim 0102/Pidie Masuk Tahap Fabrikasi dan Pengecatan Lantai

Minggu, 05 Juli 2026, 09.43 WIB Last Updated 2026-07-05T02:43:36Z

Pidie – Pembangunan empat unit jembatan perintis bantuan Presiden Republik Indonesia di wilayah teritorial Kodim 0102/Pidie terus menunjukkan kemajuan pesat. Tiga dari empat jembatan yang dibangun di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya kini telah memasuki tahap fabrikasi dan pengecatan lantai dengan progres mencapai 98 persen. Tahapan ini menjadi penanda bahwa ketiga jembatan tersebut segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Komandan Kodim (Dandim) 0102/Pidie, Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., mengatakan pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur yang mampu memperkuat konektivitas antarwilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Jembatan ini akan menjadi akses vital bagi masyarakat. Dengan infrastruktur yang memadai, mobilitas warga semakin lancar, distribusi hasil pertanian lebih mudah, serta akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik menjadi lebih cepat," ujar Letkol Inf Abdul Hadi, Minggu (5/7/2026).

Tiga jembatan yang kini memasuki tahap fabrikasi dan pengecatan lantai tersebut meliputi jembatan penghubung Desa Blang Dalam, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, dengan Desa Pantang Cot Baloi, Kecamatan Ulim; jembatan penghubung Desa Pante Beureueh, Kecamatan Mutiara Barat, Kabupaten Pidie, dengan Desa Ulee Tutue, Kecamatan Mutiara Timur; serta Jembatan Perintis di Desa Leubue, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie. Ketiganya saat ini telah mencapai progres pembangunan sebesar 98 persen.

Sementara itu, pembangunan Jembatan Perintis di Desa Benteng, Kecamatan Kota Sigli, Kabupaten Pidie, yang menghubungkan Desa Benteng dengan Desa Pante Teungoh, juga terus berjalan dengan progres mencapai 50 persen. Saat ini pekerjaan difokuskan pada pengecoran tapak tiang sebagai fondasi utama konstruksi.

Dandim 0102/Pidie berharap seluruh pembangunan dapat selesai sesuai target sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat. Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut akan membuka akses yang sebelumnya terbatas, mempercepat distribusi hasil pertanian, memangkas waktu tempuh, serta mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Antusiasme masyarakat pun terlihat menjelang rampungnya pembangunan. Kamaruddin, warga Desa Blang Dalam, Kecamatan Bandar Dua, mengatakan jembatan tersebut sudah lama dinantikan karena akan menjadi jalur alternatif yang menghubungkan dua desa.

"Kami sangat bersyukur jembatan ini hampir selesai. Selama ini masyarakat harus memutar cukup jauh untuk menuju desa sebelah. Dengan adanya jembatan ini, perjalanan akan lebih dekat, lebih cepat, dan tentunya sangat membantu aktivitas sehari-hari maupun pengangkutan hasil pertanian," ungkap Kamaruddin.
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Tiga Jembatan Perintis Bantuan Presiden di Wilayah Kodim 0102/Pidie Masuk Tahap Fabrikasi dan Pengecatan Lantai

Terkini

Iklan Parlemen