Iklan Parlemen

terkini

Pimpin Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI, Dandim 0102/Pidie Cium Merah Putih Penuh Haru

Selasa, 18 Agustus 2026, 11.37 WIB Last Updated 2026-08-18T04:37:53Z
Foto: Istimewa


Pidie Jaya – Suasana haru dan penuh semangat nasionalisme menyelimuti halaman Gedung MTQ Kabupaten Pidie Jaya saat Upacara Penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).

Upacara dipimpin Komandan Kodim (Dandim) 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., selaku inspektur upacara. Prosesi berlangsung khidmat, tertib dan lancar, diikuti jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, ASN, pelajar, organisasi masyarakat serta masyarakat Kabupaten Pidie Jaya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malaysi, M.A., S.Sos., M.E., Ketua DPRK Pidie Jaya Abdul Kadir Jailani, Kapolres Pidie Jaya AKBP Tendri Wardi, S.Pt., S.I.K., M.H., Kajari Pidie Jaya Sayid Muhammad, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Negeri Meureudu Samsul Maidi, S.H., M.H., Ketua Mahkamah Syar'iyah Zikri, S.H.I., M.H., Sekda Kabupaten Pidie Jaya Dr. Munawar Ibrahim, S.K.P., M.P.H., Pabung Pidie Jaya Mayor Inf. Ruslan, anggota DPRK Pidie Jaya, para kepala SKPK Pemkab Pidie Jaya serta sejumlah tamu dan undangan.

Upacara yang mengusung tema nasional “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur” tersebut menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan sekaligus mengenang jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Prosesi penurunan Sang Merah Putih diikuti Pasukan Paskibraka, personel Kodim 0102/Pidie, Kipan-B Yonif 113/JS, personel Polres Pidie Jaya, PNS Pemkab Pidie Jaya, organisasi masyarakat, pelajar hingga masyarakat setempat.

Suasana semakin khidmat ketika Pasukan Paskibraka berhasil menurunkan Bendera Merah Putih secara perlahan dan penuh penghormatan. Setelah prosesi selesai, pembawa baki menyerahkan bendera kepada Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos.

Dengan penuh penghormatan, Dandim menerima kemudian mencium Bendera Merah Putih. Gestur tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus ungkapan kecintaan terhadap tanah air dan komitmen untuk senantiasa menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Bendera Merah Putih bukan sekadar simbol negara, tetapi lambang perjuangan, persatuan dan pengorbanan para pahlawan. Semangat kemerdekaan harus kita lanjutkan dengan menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan dan memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Dandim.

Sebelum prosesi penurunan bendera dimulai, suasana halaman Gedung MTQ terlebih dahulu dimeriahkan dengan berbagai pertunjukan seni dan kreativitas pelajar.

Peserta upacara, tamu undangan serta masyarakat yang hadir disuguhkan atraksi sanggar seni daerah Aceh dan penampilan marching band pelajar Kabupaten Pidie Jaya. Penampilan tersebut mendapat antusiasme masyarakat dan menambah semarak rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi penurunan Bendera Merah Putih hingga selesai. Seluruh peserta tetap mengikuti setiap tahapan dengan penuh disiplin dan penghormatan.

Momentum tersebut menjadi gambaran bahwa peringatan kemerdekaan bukan hanya tentang seremoni, tetapi juga tentang bagaimana seluruh elemen masyarakat bersatu menjaga Merah Putih, merawat kebhinekaan dan mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata demi terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil dan makmur. []
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pimpin Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI, Dandim 0102/Pidie Cium Merah Putih Penuh Haru

Terkini

Iklan Parlemen