PIDIE – Suasana penuh khidmat dan kebersamaan mewarnai Lapangan Indoor Makodim 0102/Pidie, Minggu (13/9/2026). Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, pemerintah daerah, hingga para Keuchik dan masyarakat berkumpul dalam rangka penyerahan penghargaan Lomba Desa Merah Putih sekaligus peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.
Salah satu pejabat yang hadir dalam kegiatan tersebut yakni Kapolres Pidie Jaya AKBP Tendri Wardi, S.Pt., S.I.K., M.H. Kehadirannya menjadi bagian dari semangat memperkuat sinergi lintas sektor sekaligus membangun kedekatan antara aparat keamanan, pemerintah dan masyarakat.
Kegiatan turut dihadiri Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., Bupati Pidie Jaya H. Subral Malasyi, M.A., S.Sos., M.E., Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., Kajari Pidie Rajendra Dharmalinga Warita Naya, S.H., M.H., Ketua MPU Pidie Dr. Tgk. H. Anwar Usman, S.Pd., M.M., Sekda Pidie Jaya Dr. Munawar Ibrahim, S.Kp., MPH., Wakapolres Pidie Kompol Firdaus Jufrida, S.T., Pabung Pidie Jaya Mayor Inf Ruslan, para Danramil, Keuchik serta perwakilan masyarakat dari desa-desa pemenang lomba.
Penyerahan penghargaan Lomba Desa Merah Putih menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan tersebut. Penghargaan itu tidak hanya menjadi bentuk apresiasi terhadap desa-desa yang berhasil menunjukkan kreativitas dan semangat kebangsaan, tetapi juga menjadi pemantik agar nilai-nilai persatuan dan kecintaan terhadap NKRI terus tumbuh dari tingkat gampong.
Bagi masyarakat desa, penghargaan tersebut menjadi simbol bahwa semangat kebangsaan tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi dapat diwujudkan melalui kebersamaan, gotong royong, kepedulian sosial serta partisipasi masyarakat dalam membangun lingkungan masing-masing.
Kehadiran unsur TNI-Polri dan pemerintah daerah secara bersama-sama juga memperlihatkan kuatnya kolaborasi dalam mendukung berbagai program pembangunan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Di tengah rangkaian penghargaan tersebut, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H memberikan nuansa religius yang semakin mempererat suasana kebersamaan.
Peringatan Maulid menjadi momentum untuk kembali mengenang keteladanan Rasulullah SAW, khususnya nilai akhlak, persaudaraan, kepedulian dan persatuan yang relevan dalam kehidupan bermasyarakat.
Nilai-nilai tersebut dinilai penting untuk terus dirawat, terlebih dalam membangun hubungan harmonis antara pemerintah, aparat keamanan dan masyarakat.
Kapolres Pidie Jaya AKBP Tendri Wardi melalui kehadirannya turut menunjukkan komitmen jajaran kepolisian dalam menjaga komunikasi dan silaturahmi dengan seluruh elemen masyarakat serta mendukung kegiatan yang memiliki nilai sosial dan keagamaan.
Kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan tersebut diharapkan tidak berhenti pada satu momentum, tetapi terus berlanjut dalam berbagai kegiatan di lapangan.
Dengan sinergi yang semakin kuat antara TNI-Polri, pemerintah daerah, perangkat gampong dan masyarakat, berbagai program pembangunan serta upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif diharapkan dapat berjalan semakin optimal.
Dari Makodim 0102/Pidie, pesan yang mengemuka sederhana namun penting: desa yang kuat dibangun dengan kebersamaan, sementara masyarakat yang harmonis tumbuh dari persatuan dan kepedulian bersama. []