PIDIE JAYA – Upaya mencegah anak-anak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba tidak cukup hanya mengandalkan aparat penegak hukum. Peran keluarga, lingkungan pendidikan, dan masyarakat dinilai menjadi benteng pertama dalam melindungi generasi muda dari pengaruh negatif.
Pesan tersebut disampaikan Kapolres Pidie Jaya AKBP Tendri Wardi saat melaksanakan Safari Subuh Keliling (Suling) di Masjid Al-Munawwarah, Gampong Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Sabtu (31/10/2026).
Di hadapan sekitar 200 jamaah, Kapolres secara khusus mengingatkan para orang tua agar tidak mengabaikan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak, termasuk pergaulan dan kegiatan mereka di luar rumah.
Menurutnya, kepedulian keluarga sangat diperlukan agar anak tidak mudah terpengaruh narkoba maupun terlibat dalam perilaku menyimpang, seperti perundungan atau bullying.
Ia juga mendorong orang tua untuk mengarahkan anak-anak mengikuti kegiatan positif, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat, sehingga waktu dan energi mereka tersalurkan pada aktivitas yang bermanfaat.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 05.00 WIB tersebut diawali dengan salat Subuh berjamaah yang dipimpin Tgk. Nasruddin. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan doa, selawat, serta penyampaian pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) oleh Kapolres.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Tendri Wardi menegaskan bahwa Safari Subuh bukan hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga ruang komunikasi langsung antara kepolisian dan masyarakat untuk menyerap persoalan serta memperkuat kepedulian terhadap keamanan lingkungan.
Kapolres turut menyoroti sejumlah persoalan sosial yang membutuhkan perhatian bersama, di antaranya aktivitas anak-anak hingga larut malam, rendahnya kepatuhan sebagian pengendara dalam menggunakan helm, serta persoalan sengketa harta warisan.
Ia mengajak masyarakat agar tidak membiarkan persoalan di lingkungan masing-masing berkembang menjadi konflik yang lebih besar. Komunikasi, kepedulian, dan penyelesaian secara bijaksana dinilai penting untuk menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
Selain itu, Kapolres memperkenalkan layanan Call Center Polri 110 sebagai saluran pengaduan dan permintaan bantuan kepolisian. Melalui layanan tersebut, masyarakat dapat menyampaikan laporan apabila menemukan gangguan keamanan maupun membutuhkan kehadiran petugas.
Safari Subuh tersebut turut dihadiri Wakapolres Pidie Jaya Kompol Dahlan, para pejabat utama, personel Polres dan Polsek Meurah Dua, pengurus masjid, serta masyarakat setempat.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 06.20 WIB dalam keadaan aman dan kondusif.
Melalui pendekatan keagamaan dan komunikasi langsung dengan warga, Polres Pidie Jaya berupaya memperkuat kemitraan dengan masyarakat. Pesan yang disampaikan Kapolres menjadi pengingat bahwa menjaga generasi muda dari narkoba dan menciptakan lingkungan yang aman merupakan tanggung jawab bersama, dimulai dari keluarga. [*]
Editor : Wahyu