LANGSA – Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Langsa, Prof. Dr. Ismail Fahmi Arrauf Nasution, MA, melantik dua pejabat pelaksana akademik di lingkungan kampus tersebut untuk periode 2023–2027. Pelantikan berlangsung di Aula Barat IAIN Langsa, Senin (2/11/2026).
Dua pejabat yang dilantik yakni Dr. Mawardi Siregar, MA, sebagai Dekan Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD), serta Muhammad Reza Fadil, M.Ag, sebagai Kepala Pusat Moderasi Beragama dan Kepesantrenan pada Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Langsa.
Dalam sambutannya, Rektor menegaskan bahwa pergantian dan perubahan jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi yang harus disikapi secara dewasa, bijaksana, dan profesional.
Ia berharap kepemimpinan baru di Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah mampu membawa perubahan positif, meningkatkan kualitas tata kelola akademik, serta mendorong fakultas tersebut semakin berkembang dan berkontribusi terhadap kemajuan institusi.
“Perubahan jabatan ini harus kita sikapi dengan dewasa dan profesional. Semoga FUAD semakin bersinar dan semakin baik ke depannya,” ujar Ismail Fahmi.
Selain itu, Rektor memberikan perhatian khusus terhadap pembentukan dan penguatan Pusat Moderasi Beragama dan Kepesantrenan. Menurutnya, keberadaan pusat tersebut merupakan langkah strategis untuk mengembangkan keilmuan sekaligus menghidupkan kembali tradisi pesantren dan nilai-nilai kesantrian dalam lingkungan perguruan tinggi.
Ia menjelaskan, pembentukan pusat studi pesantren tersebut merupakan amanah dari Kementerian Agama RI yang perlu diwujudkan melalui berbagai kegiatan akademik, penelitian, dan pengembangan keilmuan.
“Pusat studi pesantren ini adalah sebuah amanah dari Kementerian Agama yang akan menghidupkan kembali tradisi-tradisi pesantren dan tradisi santri untuk kita aplikasikan dalam ruang lingkup akademik,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Rektor berharap pusat tersebut tidak hanya menjadi wadah pengembangan kajian moderasi beragama dan kepesantrenan, tetapi juga mampu memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai pesantren di Aceh.
Dengan demikian, pesantren diharapkan dapat menjadi laboratorium pengembangan ilmu kepesantrenan bagi sivitas akademika IAIN Langsa, sehingga nilai-nilai keislaman dan tradisi keilmuan pesantren dapat terus dikembangkan melalui pendekatan akademik.
Di akhir sambutannya, Rektor berpesan agar para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjaga profesionalitas, memperkuat tata kelola akademik, serta menghadirkan inovasi untuk mendorong kemajuan kelembagaan IAIN Langsa.
Pelantikan tersebut turut dihadiri para Wakil Rektor, Kepala Biro Administrasi Umum, Akademik, dan Kemahasiswaan (AUAK), para dekan, Direktur Pascasarjana, kepala unit dan lembaga, kepala bagian, kepala subbagian, serta pejabat fungsional di lingkungan IAIN Langsa. [*]
Editor : Redaksi