LENSAMERAHPUTIH.COM | CIREBON, – Semangat kekeluargaan dan solidaritas kembali ditunjukkan oleh jajaran Fast Respon Indonesia Center (FRIC). Ketua DPC FRIC Cirebon Raya, Suwardi, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Sekretaris Jenderal DPP FRIC H. Deden Hardening serta Ketua DPW Jawa Barat Hj. Widaningsih, S.Pd, atas kehadiran dan kepeduliannya dengan menjenguk langsung sang istri yang tengah menjalani perawatan di Rumah Sakit Permata Cirebon.
Kunjungan tersebut menjadi bukti nyata bahwa FRIC tidak hanya solid dalam menjalankan tugas organisasi, tetapi juga menjunjung tinggi nilai kekeluargaan di antara sesama anggotanya. Dalam suasana penuh haru dan kebersamaan, Suwardi mengaku sangat tersentuh atas perhatian yang diberikan oleh jajaran pimpinan FRIC.
“Ini bukan sekadar kunjungan, tetapi wujud nyata bahwa FRIC adalah keluarga besar yang saling peduli. Saya sangat berterima kasih atas kehadiran Sekjen DPP dan Ketua DPW Jabar,” ungkap Suwardi.
Tak hanya itu, Suwardi juga menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua Umum FRIC, H. Dian Surahman, atas perhatian dan instruksi yang diberikan kepada jajaran untuk hadir dan memberikan dukungan moril.
Menurutnya, hal tersebut menunjukkan kepemimpinan yang penuh empati dan kepedulian terhadap anggotanya.
Dalam kesempatan tersebut, H. Deden Hardening dan Hj. Widaningsih juga mengajak seluruh jajaran FRIC di berbagai daerah untuk turut memberikan doa terbaik bagi kesembuhan istri Ketua DPC Cirebon Raya. Mereka berharap, dengan doa bersama, pasien dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sediakala.
Kehadiran keduanya diketahui merupakan bentuk tindak lanjut dari arahan langsung Ketua Umum FRIC, H. Dian Surahman, yang juga menyampaikan keprihatinan serta harapannya agar seluruh anggota FRIC ikut mendoakan kesembuhan.
“Ketua Umum menginstruksikan agar kita semua hadir, baik secara langsung maupun melalui doa. Ini adalah bentuk kepedulian dan kekompakan yang harus terus kita jaga,” ujar H. Deden Hardening. Minggu, 3 Mei 2026.
Senada dengan itu, Hj. Widaningsih menegaskan bahwa kekuatan sebuah organisasi tidak hanya dilihat dari program kerja, tetapi juga dari seberapa besar rasa empati dan solidaritas antar anggotanya.
Dengan adanya momen ini, FRIC kembali mempertegas komitmennya sebagai organisasi yang tidak hanya responsif dalam kegiatan sosial, tetapi juga kuat dalam membangun ikatan emosional dan kekeluargaan antar anggota.
Doa dan dukungan dari seluruh jajaran FRIC diharapkan menjadi energi positif bagi kesembuhan, sekaligus mempererat tali persaudaraan dalam tubuh organisasi.