ACEH TIMUR – Lapangan upacara Kecamatan Peureulak Kota pagi ini ramai sorak sorai. Ratusan siswa SD se-Aceh Timur turun gunung, bukan buat tawuran tapi buat bertanding. O2SN 2026 resmi dibuka. Kamis (11/6/2026)
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Timur gelar Olimpiade Olahraga Siswa Nasional jenjang SD selama 2 hari, 11-12 Juni 2026. Targetnya satu: cari bibit atlet masa depan dari gampong ke gampong.
PLT Kadisdikbud Aceh Timur Bustami, S.Pd., M.Si membuka langsung acara didepan peserta, ia mengatakan O2SN ini bukan sekadar lomba.
“Olimpiade ini panggung buat anak SD nunjukin bakat di olahraga. Jadikan ini ajang kembangin diri, belajar sportivitas, menang nggak sombong, kalah nggak putus asa,” pesan Bustami.
Bustami juga ingatkan, yang dicari bukan cuma medali emas. Tapi karakter: disiplin, kerja keras, kompetisi sehat, sama rasa kebersamaan. Itu bekal buat jadi generasi Aceh Timur yang unggul dan berdaya saing.
Tahun 2026, 5 cabang olahraga yang dipertandingkan:
1. Atletik – adu cepat di lintasan
2. Bulu Tangkis – smash dan netting adu mental
3. Senam – kelenturan dan ekspresi
4. Pencak Silat – jurus serta seni bela diri
5. Renang – adu gaya di kolam
Dari 5 cabor itu, juara 1 tiap kategori bakal wakili Aceh Timur ke tingkat provinsi.
"Siapa tahu dari Peureulak lahir atlet PON atau bahkan SEA Games." Ujarnya.
Suasana pembukaan meriah. Anak-anak pakai seragam sekolah, bawa semangat dan doa orang tua. Wasit jaga fair play, guru pendamping jaga sportivitas.
Karena O2SN itu sekolah kedua. Di situ anak belajar kalah, belajar menang, belajar jadi tim.
"Selamat bertanding adik-adik. Tunjukkan yang terbaik. Aceh Timur nungguin kalian bawa pulang prestasi." Tutupnya. [WAHYU]