PIDIE – Komandan Kodim (Dandim) 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XIX Dim 0102/Pidie Ny. Ratih Abdul Hadi, menghadiri Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tingkat Kabupaten Pidie, Senin (17/8/2026).
Upacara berlangsung khidmat di halaman Gedung Pidie Convention Center (PCC), Desa Lampeudeu Baroh, Kecamatan Pidie, dengan mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”
Bupati Pidie H. Sarjani Abdullah, S.H., M.H., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Perwira Upacara dijabat Kapten Inf Muhammad, Danramil 13/Keumala, sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Kapten Inf Dwi Santosa, Danramil 12/Sakti.
Sementara itu, Komandan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Pidie dijabat Letda Arm M. Ricard Purwanto dengan pembawa baki bendera Salwalul Almira.
Prosesi pengibaran Sang Merah Putih berlangsung penuh khidmat. Pembacaan teks Proklamasi turut menjadi pengingat akan perjuangan para pendiri bangsa dan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi merebut kemerdekaan Indonesia.
Upacara diikuti unsur TNI-Polri, Pemerintah Kabupaten Pidie, Paskibraka, organisasi masyarakat, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat. Kebersamaan tersebut menjadi gambaran kuatnya semangat persatuan dan nasionalisme masyarakat Pidie dalam memperingati hari bersejarah bangsa.
Suasana peringatan semakin semarak dengan penampilan kolaborasi tarian daerah yang diiringi kibaran bendera Merah Putih oleh personel TNI dan Polri. Penampilan marching band pelajar Kabupaten Pidie juga menambah kemeriahan rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Usai upacara, Dandim 0102/Pidie Letkol Inf Abdul Hadi, S.Sos., menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan. Menurutnya, nilai perjuangan para pahlawan harus diterjemahkan dalam bentuk pengabdian, kepedulian dan kerja nyata bagi masyarakat.
“Semangat kemerdekaan harus terus kita implementasikan melalui persatuan, pengabdian, kebersamaan dan kepedulian kepada masyarakat. Sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat merupakan kekuatan utama untuk menjaga Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya tetap aman, kondusif dan terus berkembang,” ujar Dandim.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak menjadikan perbedaan sebagai sumber perpecahan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan dalam membangun daerah melalui semangat gotong royong dan saling menghargai.
“Jangan sampai perbedaan menjadi alasan untuk terpecah. Justru melalui semangat kebersamaan, gotong royong dan saling menghargai, kita dapat menjaga persatuan serta bersama-sama membangun daerah,” tegasnya.
Selain di Kabupaten Pidie, Upacara Detik-Detik Proklamasi juga digelar di Kabupaten Pidie Jaya yang merupakan bagian dari wilayah teritorial Kodim 0102/Pidie.
Upacara berlangsung di halaman Gedung MTQ Kabupaten Pidie Jaya dan dipimpin langsung Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malaysi, M.A., S.Sos., M.E., serta dihadiri unsur Forkopimda, tokoh masyarakat dan berbagai elemen masyarakat.
Dandim 0102/Pidie menilai pelaksanaan upacara di dua wilayah tersebut menunjukkan kuatnya semangat kebangsaan masyarakat di wilayah teritorial Kodim 0102/Pidie.
“Semangat kemerdekaan harus menjadi energi untuk berkarya dan memberikan pengabdian terbaik. Mari kita isi kemerdekaan dengan hal-hal positif, menjaga persatuan dan kesatuan, memperkuat gotong royong serta memberikan kontribusi sesuai dengan peran kita masing-masing bagi masyarakat, bangsa dan negara,” pungkasnya.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Pidie dan Pidie Jaya diharapkan tidak sekadar menjadi momentum mengenang sejarah, tetapi juga menjadi titik tolak untuk memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
Kemerdekaan, pada akhirnya, bukan hanya tentang mengibarkan Merah Putih dan mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga tentang kerja nyata, persatuan dan pengabdian untuk menghadirkan masyarakat yang aman, adil, makmur dan berdaya saing. []
Editor : Wahyu