JANTHO – Laga bola voli putra Pra PORA antara Pidie dan Aceh Utara di Gedung Olahraga ILC Kota Jantho, Senin (8/9/2026), berlangsung penuh drama. Sempat unggul dua set tanpa balas, Pidie dipaksa bekerja keras setelah Aceh Utara bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Namun, mental dan ketenangan Pidie berbicara di set penentuan. Dalam pertarungan sengit hingga poin terakhir, Pidie akhirnya mengunci kemenangan 3-2.
Sejak peluit awal dibunyikan, Pidie langsung tampil agresif. Serangan demi serangan dilancarkan untuk menekan Aceh Utara yang mengandalkan smes-smes keras.
Pertahanan Pidie tampil cukup disiplin. Sejumlah serangan Aceh Utara berhasil dibendung, sementara Pidie mampu membangun serangan secara efektif untuk mengamankan poin demi poin.
Skuad Pidie diperkuat Helmi, Aziz, Yazid, Zubaral, Haziz, Asqi, Sauqas, Rivaldi, Ramadan, Al Ghifari sebagai libero, Soraya, T. Indra, dan Alvin.
Strategi yang diterapkan asisten pelatih Andika juga berjalan efektif. Pidie berhasil menguasai dua set awal sekaligus membuat mereka berada di atas angin.
Pada set pertama, Pidie tampil meyakinkan dan menutup permainan dengan skor 25-17.
Memasuki set kedua, dominasi Pidie masih berlanjut. Meski Aceh Utara berusaha mengejar, Pidie mampu menjaga keunggulan dan kembali merebut set dengan skor 25-21.
Pidie pun berada satu langkah dari kemenangan dengan keunggulan 2-0.
Namun, pertandingan ternyata belum berakhir.
Aceh Utara bangkit pada set ketiga. Permainan mereka semakin terorganisasi, sementara beberapa kesalahan Pidie dimanfaatkan dengan baik. Aceh Utara akhirnya memperkecil ketertinggalan setelah memenangkan set ketiga 25-18.
Momentum Aceh Utara semakin kuat pada set keempat. Pertandingan berlangsung semakin panas. Kejar-kejaran angka terjadi hingga akhir, sebelum Aceh Utara kembali unggul tipis 25-23.
Skor pun berubah menjadi 2-2.
Pertandingan harus ditentukan melalui set kelima.
Mental Pidie Berbicara
Set penentuan berlangsung dalam tensi tinggi. Kedua tim saling mengejar angka dan tak memberikan ruang bagi lawan untuk mengembangkan permainan.
Dengan format permainan hingga 15 poin, setiap kesalahan menjadi sangat berharga. Dalam situasi tersebut, Pidie mampu menjaga konsentrasi dan tampil lebih tenang pada poin-poin krusial.
Pidie akhirnya menutup set kelima dengan kemenangan 15-9.
Pidie menang 3-2 atas Aceh Utara.
Kemenangan dramatis tersebut disambut meriah dari tribun. Dukungan suporter menjadi energi tambahan bagi para pemain Pidie yang harus melewati pertandingan panjang selama lima set.
Ketua KONI Pidie Muhammad, Sekretaris Ibrahim, Manajer Iptu Azhar, Samsul Bahri, Syukri, serta sejumlah suporter turut hadir langsung di Gedung Olahraga ILC Kota Jantho memberikan dukungan kepada tim.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Pidie dalam persaingan Pra PORA cabang olahraga bola voli putra. Namun, perjalanan belum berakhir.
Pidie dijadwalkan kembali bertanding pada Selasa (9/9/2026) pukul 12.00 WIB menghadapi Aceh Tengah.
Aceh Tengah juga datang dengan kepercayaan diri setelah sebelumnya meraih kemenangan atas Aceh Selatan.
Laga tersebut diprediksi kembali berlangsung sengit. Pidie dituntut mampu menjaga konsistensi permainan, sekaligus memulihkan kondisi setelah melewati duel lima set yang menguras tenaga.
Jika mampu mempertahankan mental bertanding seperti saat menaklukkan Aceh Utara, Pidie berpeluang melanjutkan tren positif dan semakin dekat dengan target di ajang Pra PORA 2026. []
Editor : Wahyu