Iklan Parlemen

terkini

Ratusan Petani Duduki Pendopo Aceh Timur, Sengketa HGU Jadi Tuntutan Utama

Kamis, 24 September 2026, 23.23 WIB Last Updated 2026-09-24T16:23:22Z
dok. Istimewa


ACEH TIMUR – Ratusan petani yang tergabung dalam Serikat Tani Kabupaten Aceh Timur menduduki Pendopo Bupati Aceh Timur, Kamis (24/9/2026). Mereka datang membawa tuntutan agar pemerintah daerah segera memberikan kejelasan dan menyelesaikan sengketa Hak Guna Usaha (HGU) serta persoalan tanah adat yang dinilai telah merugikan masyarakat.

Aksi berlangsung dengan massa yang bertahan di sekitar Pendopo Bupati. Para petani meminta Bupati Aceh Timur menemui mereka secara langsung untuk membahas penyelesaian sengketa lahan yang selama ini menjadi persoalan di tengah masyarakat.

Ketua aksi, Tgk. Sagoep, menegaskan kedatangan petani bukan sekadar untuk menyampaikan aspirasi, tetapi meminta adanya langkah konkret dari pemerintah.

“Kami minta bertemu langsung dengan Bupati untuk menyelesaikan masalah sengketa HGU dan tanah adat. Apabila tidak dituntaskan, kami akan terus menduduki Pendopo dan bermalam di sini,” tegas Tgk. Sagoep.

Desakan tersebut kemudian mendapat respons dari Bupati Aceh Timur. Komunikasi dilakukan melalui sambungan video call yang difasilitasi Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, AKP Novrizaldi.

Dalam komunikasi tersebut, Bupati menyatakan kesediaannya menemui para petani secara langsung. Pertemuan resmi dijadwalkan pada 8 Oktober 2026.

Bupati juga menyampaikan komitmen untuk membahas dan menyelesaikan persoalan yang disampaikan para petani.

Namun, massa belum langsung meninggalkan Pendopo. Mereka masih menunggu surat pernyataan resmi terkait rencana pertemuan tersebut yang akan disampaikan melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Timur.

Salah seorang petani yang enggan disebutkan namanya mengatakan, massa akan membubarkan diri apabila surat pernyataan tersebut telah diterima dan memastikan agenda pertemuan dengan Bupati pada 8 Oktober mendatang.

“Jika surat pernyataan pertemuan selesai maka kami akan bubar. Jika perjanjian dilanggar, kami akan turunkan massa lebih banyak lagi,” ujarnya.

Sementara itu, aksi mendapat pengamanan dari aparat gabungan Polres Aceh Timur, TNI dari Kodim Aceh Timur, Brimob, serta instansi terkait. Pengamanan dilakukan untuk memastikan penyampaian aspirasi berlangsung aman dan kondusif.

Hingga berita ini diturunkan, ratusan petani masih bertahan di sekitar Pendopo Bupati Aceh Timur. Mereka menunggu kepastian tertulis sebelum memutuskan untuk meninggalkan lokasi aksi.

Persoalan sengketa HGU dan tanah adat tersebut kini menjadi perhatian publik, terutama terkait komitmen pemerintah daerah dalam menindaklanjuti tuntutan petani dan memastikan penyelesaian persoalan lahan yang mereka persoalkan. []


Editor   :  Redaksi
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Ratusan Petani Duduki Pendopo Aceh Timur, Sengketa HGU Jadi Tuntutan Utama

Terkini

Iklan Parlemen