“Kami sedang melakukan persiapan untuk melakukan pencarian, namun terkendala BBM yang sedang langka,” ujar Komandan Ops SAR Pidie. Sabtu (19/9/2026)
SIGLI – Upaya pencarian Mutmainnah (60), nelayan asal Gampong Keumangan, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, yang dilaporkan hilang di perairan Pasi Rawa, Sigli, Sabtu (19/9/2026), menghadapi persoalan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM).
Kondisi ini menjadi salah satu kendala bagi Tim SAR Pidie dalam mempersiapkan operasi pencarian di laut. Pasalnya, untuk mengerahkan armada dan melakukan penyisiran wilayah perairan, diperlukan dukungan BBM yang memadai.
Mutmainnah dilaporkan hilang sekitar pukul 10.15 WIB. Sebelumnya, nelayan berusia 60 tahun itu diketahui pergi melaut seperti biasanya untuk memancing ikan.
Namun, perahu yang biasa digunakannya, Awak Teunong, justru ditemukan bersandar di bibir pantai Pasi Rawa dalam kondisi tanpa awak.
Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Tim SAR Pidie agar segera dilakukan pencarian.
Komandan Ops SAR Pidie M. Rizal, saat dikonfirmasi membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengatakan pihaknya sedang mempersiapkan operasi pencarian, namun menghadapi kendala BBM yang saat ini disebut sedang langka.
“Kami sedang melakukan persiapan untuk melakukan pencarian, namun terkendala BBM yang sedang langka,” ujar Komandan Ops SAR Pidie.
Menurutnya, pihak SAR Pidie telah mengonfirmasi kondisi tersebut kepada Basarnas Banda Aceh. Permintaan dukungan BBM dari Banda Aceh dilakukan agar kebutuhan operasional dapat segera terpenuhi dan pencarian terhadap Mutmainnah bisa dimulai.
Kendala BBM menjadi persoalan penting dalam situasi ini, mengingat pencarian korban di laut membutuhkan mobilisasi armada dan dukungan operasional yang tidak dapat dilakukan tanpa bahan bakar yang cukup.
Di tengah keluarga dan warga yang menunggu kepastian keberadaan Mutmainnah, Tim SAR Pidie masih melakukan koordinasi untuk memastikan dukungan operasional tersedia.
Hingga berita ini diturunkan, Mutmainnah belum ditemukan. Tim SAR masih mempersiapkan langkah pencarian sembari menunggu dukungan BBM dari Basarnas Banda Aceh. []
Editor : Wahyu