ACEH TIMUR – Pemerintah Kabupaten Aceh Timur membantah kabar yang menyebut bantuan Jaminan Hidup (Jadup) bagi korban banjir belum pernah diterima masyarakat terdampak.
Pemkab Aceh Timur menyebut, bantuan tahap pertama dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI telah disalurkan dengan nilai mencapai Rp100.972.550.000 atau lebih dari Rp100 miliar.
Penyaluran bantuan tersebut disebut berlangsung dalam rangka penanganan masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh Timur. Momentum penyaluran juga disaksikan saat kunjungan kerja Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ke Aceh Timur yang diterima langsung Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky di Pendopo Bupati.
Bantuan yang disalurkan tidak hanya berupa Jadup bagi pengungsi. Program tersebut mencakup sejumlah bentuk bantuan sosial, di antaranya santunan bagi ahli waris korban meninggal dunia, santunan korban luka berat, bantuan permakanan serta bantuan stimulan sosial ekonomi bagi keluarga terdampak.
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah pusat atas perhatian terhadap masyarakat Aceh Timur yang terdampak bencana.
Sementara itu, bagi warga yang belum menerima bantuan, Pemkab Aceh Timur menyatakan persoalannya berkaitan dengan penyaluran Jadup tahap kedua yang saat ini masih menunggu proses dari Kemensos RI.
Al-Farlaky menegaskan Pemkab Aceh Timur terus mengawal proses tersebut. Menurutnya, data penerima untuk tahap kedua telah diserahkan kepada Kemensos RI.
“Jika ada yang mengatakan bahwa Jadup belum pernah diterima oleh warga adalah bohong besar. Sementara saat ini kita sedang menunggu tahap 2 dari Kemensos RI. Datanya sudah diserahkan dan saya sudah menemui langsung Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf atau Gus Ipul,” tegas Al-Farlaky, Kamis (17/9/2026).
Ia mengatakan, pemerintah daerah tetap berupaya memastikan masyarakat yang masuk dalam data penerima tahap berikutnya mendapatkan hak bantuan sesuai proses dan ketentuan yang berlaku.
Pemkab Aceh Timur juga memastikan data korban banjir untuk penyaluran tahap kedua terus dikawal hingga proses pencairan dapat dilakukan melalui rekening warga terdampak.
Dengan demikian, Pemkab Aceh Timur menegaskan bahwa bantuan tahap pertama telah disalurkan, sementara masyarakat yang belum memperoleh bantuan masih menjadi bagian dari proses penyaluran tahap kedua yang sedang diperjuangkan pemerintah daerah bersama Kemensos RI. []
Editor : Redaksi