PIDIE – Dalam upaya memberikan informasi yang benar kepada masyarakat mengenai peluang pengabdian sebagai prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI), Babinsa Koramil 26/Grong-Grong melaksanakan komunikasi sosial (komsos) sekaligus sosialisasi penerimaan prajurit TNI di desa binaan, Kecamatan Grong-Grong, Kabupaten Pidie, Sabtu (24/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Babinsa untuk mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menyampaikan informasi mengenai kesempatan bergabung menjadi prajurit TNI kepada warga, khususnya keluarga yang memiliki anak dengan minat untuk mengikuti proses seleksi penerimaan prajurit.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa menegaskan bahwa proses seleksi penerimaan prajurit TNI dilaksanakan secara gratis dan tidak dipungut biaya apa pun. Penegasan ini disampaikan agar masyarakat memahami ketentuan penerimaan serta tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan meminta sejumlah uang.
Babinsa juga mengingatkan masyarakat agar mencari informasi melalui saluran resmi penerimaan TNI dan mempersiapkan diri sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan. Dengan demikian, calon peserta dapat mengikuti tahapan seleksi berdasarkan ketentuan yang berlaku, tanpa tergiur janji kelulusan dari pihak yang tidak bertanggung jawab.
Sosialisasi tersebut mendapat sambutan positif dari warga setempat. Salah seorang warga, Abdullah, menyampaikan bahwa informasi mengenai penerimaan prajurit TNI sangat bermanfaat, terutama bagi keluarga yang memiliki anak dan berencana mengikuti seleksi.
Menurut Abdullah, informasi yang jelas mengenai proses penerimaan dan ketentuan biaya dapat membantu masyarakat memahami kesempatan tersebut serta mempersiapkan anak-anak mereka untuk mengikuti seleksi.
Respons positif warga ini menunjukkan pentingnya penyampaian informasi secara langsung hingga ke tingkat desa, sehingga masyarakat memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai peluang pengabdian kepada bangsa dan negara melalui institusi TNI.
Melalui kegiatan komsos ini, Babinsa Koramil 26/Grong-Grong tidak hanya memperkuat komunikasi dan silaturahmi dengan masyarakat, tetapi juga berupaya membantu warga memperoleh informasi yang tepat mengenai penerimaan prajurit TNI.
Diharapkan, sosialisasi tersebut dapat meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus mendorong calon peserta untuk mempersiapkan diri secara sungguh-sungguh, memenuhi persyaratan, dan mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai prosedur resmi yang berlaku.
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi salah satu bentuk pembinaan teritorial yang mengedepankan komunikasi, keterbukaan informasi, dan kedekatan dengan warga, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. [Wandi]