Iklan Parlemen

terkini

Koordinator Wilayah Sinar Pemuda Adma Jaya Apresiasi Pengungkapan Pabrik Sabu Di Area Pidie; Desak Tegas Berantas Narkoba

REDAKSI
Jumat, 23 Oktober 2026, 17.24 WIB Last Updated 2026-10-23T10:24:34Z

 

Komunitas Sinar Pemuda Adma Jaya (Sinda) Koordinator Wilayah Jaya Darmansyah Apresiasi kepada aparat penegak hukum dalam Pengungkapan Dugaan Pabrik Sabu di Pidie, Desak Penindakan hingga Tuntas


PIDIE, ACEH — Pengungkapan dugaan pabrik narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh, yang melibatkan aparat Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, mendapat apresiasi dari Koordinator Wilayah, Jaya Darmansyah.


Jaya Darmansyah menyampaikan apresiasi kepada seluruh aparat penegak hukum yang telah melakukan upaya pengungkapan tersebut. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian penting dalam memerangi peredaran dan produksi narkotika yang menjadi ancaman serius bagi masyarakat, khususnya generasi muda.


Namun, ia menegaskan bahwa penindakan terhadap dugaan pabrik sabu tersebut tidak boleh berhenti pada penggerebekan semata. Aparat penegak hukum diharapkan terus mendalami kasus ini, mengungkap seluruh jaringan yang terlibat, serta menindak tegas para pelaku sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.


“Kami mengapresiasi langkah tegas Polri, BNN, dan Bea Cukai dalam mengungkap dugaan pabrik sabu di wilayah Mutiara Timur, Kabupaten Pidie. Akan tetapi, persoalan ini tidak boleh berhenti hanya pada penggerebekan. Kasus ini harus diusut secara menyeluruh dan diberantas sampai tuntas, termasuk mengungkap jaringan pemasok bahan baku, pihak yang memproduksi, pengedar, hingga aktor lain yang terlibat apabila ditemukan bukti yang cukup,” tegas Jaya Darmansyah.


Ia juga menekankan bahwa narkotika bukan sekadar persoalan hukum, melainkan ancaman nyata terhadap masa depan bangsa. Penyalahgunaan dan peredaran narkotika dapat merusak kesehatan, menghancurkan kehidupan keluarga, meningkatkan persoalan sosial, serta mengancam kualitas generasi penerus Indonesia.


Menurut Jaya, Aceh membutuhkan langkah pemberantasan narkotika yang konsisten, terukur, dan berkelanjutan. Oleh karena itu, sinergi antara Polri, BNN, Bea Cukai, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat.


“Jangan sampai tempat produksi narkotika berhasil diungkap, tetapi jaringan di belakangnya masih bebas beroperasi. Kita berharap aparat dapat menelusuri seluruh rantai kejahatan ini secara profesional, transparan, dan tuntas. Keselamatan generasi bangsa harus menjadi kepentingan bersama,” lanjutnya.


Jaya Darmansyah turut mengajak masyarakat agar berperan aktif dalam mencegah peredaran narkotika dengan memberikan informasi kepada aparat apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan, tanpa melakukan tindakan main hakim sendiri.


Ia berharap pengungkapan kasus ini menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Aceh yang bersih dari narkotika, sekaligus melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Tutupnya ()


Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Koordinator Wilayah Sinar Pemuda Adma Jaya Apresiasi Pengungkapan Pabrik Sabu Di Area Pidie; Desak Tegas Berantas Narkoba

Terkini

Iklan Parlemen