ACEH TIMUR – Kapolres Aceh Timur AKBP Aris Cai Dwi Susanto, S.I.K., M.I.K., mengingatkan para pelajar agar tidak terjerumus dalam kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan. Ia mengajak generasi muda membangun kedisiplinan, menjaga pergaulan, serta fokus meraih cita-cita.
Pesan tersebut disampaikan AKBP Aris saat bertindak sebagai pembina upacara di MAN Insan Cendekia Aceh Timur, Senin (19/10/2026). Upacara itu diikuti para pelajar dan dihadiri kepala sekolah beserta dewan guru.
Dalam amanatnya, Kapolres menegaskan bahwa masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan karakter. Keputusan yang diambil pada usia tersebut, termasuk dalam memilih lingkungan pergaulan, dapat berpengaruh terhadap perjalanan hidup dan masa depan seseorang.
“Adik-adik adalah generasi penerus bangsa yang memiliki masa depan dan cita-cita besar. Jangan biarkan masa depan itu terhambat karena salah memilih pergaulan atau mengambil keputusan yang keliru. Manfaatkan waktu untuk belajar, mengembangkan potensi diri, dan membangun karakter yang baik,” ujar AKBP Aris.
Menurutnya, keberhasilan seorang pelajar tidak cukup hanya diukur dari nilai akademik. Sikap disiplin, kejujuran, tanggung jawab, serta kemampuan menghormati orang lain juga menjadi bagian penting dalam menentukan kualitas generasi muda.
Ia secara khusus mengingatkan pelajar agar menjauhi perundungan, perkelahian, penyalahgunaan narkoba, dan berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya. Selain berpotensi merugikan diri sendiri, perilaku tersebut juga dapat berdampak buruk terhadap keluarga, lingkungan sekolah, dan masyarakat.
Kapolres juga mendorong para pelajar untuk berani menolak ajakan yang menyimpang, tidak mudah terpengaruh tekanan lingkungan, serta bertanggung jawab atas setiap tindakan yang dilakukan.
“Jadilah pelajar yang membanggakan orang tua dan sekolah. Berani mengatakan tidak terhadap ajakan yang salah, berani bertanggung jawab atas tindakan sendiri, serta saling mengingatkan dalam kebaikan. Masa depan yang baik dimulai dari keputusan-keputusan positif yang kalian ambil hari ini,” tegasnya.
AKBP Aris menambahkan, upaya mencegah kenakalan remaja tidak bisa hanya dibebankan kepada pihak sekolah atau kepolisian. Peran keluarga dan masyarakat juga sangat dibutuhkan untuk menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan mendukung perkembangan anak.
Melalui sinergi antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan kepolisian, para pelajar diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, serta memiliki kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban lingkungan.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu upaya pembinaan generasi muda agar tidak hanya unggul dalam pendidikan, tetapi juga memiliki integritas dan mampu mengambil keputusan yang tepat di tengah berbagai tantangan pergaulan.
Pesan Kapolres itu menegaskan bahwa menjaga masa depan bukan sekadar soal meraih prestasi di ruang kelas, melainkan juga tentang keberanian memilih lingkungan yang baik, menjauhi perilaku berisiko, dan bertanggung jawab atas setiap pilihan. [*]
Editor : Wahyu