Iklan Parlemen

terkini

Insiden Berdarah di Pulo Keunari, TNI Sampaikan Kronologi Penertiban Bendera Bulan Bintang

Kamis, 05 November 2026, 14.33 WIB Last Updated 2026-11-05T07:33:59Z
Kondisi sebelum bentrok aparat TNI dengan Warga Gampong Pulo Kenari, Kecamatan Tiro/Truseb, Kapupaten Pidie. Rabu (4/11/2026). (Foto/dok.ist)


PIDIE – Penertiban pengibaran Bendera Bulan Bintang dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Meunasah Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie, Aceh, Rabu (4/11/2026), berujung bentrokan yang mengakibatkan satu warga meninggal dunia dan 13 lainnya mengalami luka-luka. Selain itu, enam personel TNI juga dilaporkan mengalami luka-luka.

Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf T. Mustafa Kamal menjelaskan bahwa sebelum penertiban dilakukan, aparat TNI dan Polri telah mengedepankan pendekatan persuasif melalui komunikasi dan mediasi dengan panitia penyelenggara.

Menurutnya, Langkah tersebut dilakukan untuk meminta agar Bendera Bulan Bintang tidak dikibarkan dalam kegiatan Maulid Nabi. Namun, upaya mediasi belum mencapai kesepakatan karena panitia tetap mempertahankan pengibaran bendera tersebut.

"Situasi kemudian meningkat saat proses penertiban berlangsung. Menurut keterangan TNI, sejumlah orang melakukan pelemparan batu dan kayu ke arah personel. Beberapa orang juga terlihat membawa senjata tajam." kata Mustafa dalam keterangan tertulis yang diterima Lensamerahputih.com, Kamis (5/11/2026)

Dalam insiden tersebut Personel TNI mengaku telah berupaya menenangkan massa dan melakukan pembubaran menggunakan perlengkapan pengendalian huru-hara. Namun, karena situasi dinilai semakin tidak terkendali dan keselamatan personel terancam, aparat melakukan tindakan pengamanan secara bertahap.

Menurut keterangan TNI, Tindakan tersebut diawali dengan tembakan peringatan menggunakan munisi hampa, kemudian dilanjutkan dengan penggunaan munisi karet.

Setelah massa membubarkan diri, personel TNI kemudian menurunkan Bendera Bulan Bintang dari lokasi kegiatan.

Dampak dari peristiwa tersebut cukup serius. Sebanyak 14 warga dilaporkan menjadi korban, dengan rincian satu orang meninggal dunia dan 13 lainnya mengalami luka-luka. Enam personel TNI juga mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis sesuai kondisi masing-masing.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Abzalul Riza, warga Desa Dayah Gampong Baro, Kecamatan Tiro, Kabupaten Pidie.

Jenazah korban telah dimakamkan pada Kamis (5/11/2026) sekitar pukul 01.00 WIB di pemakaman umum Desa Dayah Kampong Baru, Kecamatan Tiro.

TNI AD menyampaikan keprihatinan dan belasungkawa atas meninggalnya warga dalam insiden tersebut serta berharap seluruh korban luka segera pulih.

Selain itu, penertiban di Kecamatan Tiro, TNI AD juga melakukan langkah antisipasi terhadap rencana kegiatan Syiar Aceh Merdeka di Kecamatan Bandar Baru, Kabupaten Pidie Jaya.

"Personel Kodim 0102/Pidie bersama personel Bawah Kendali Operasi (BKO) melaksanakan patroli dan komunikasi sosial dengan masyarakat. Kegiatan yang semula direncanakan berlangsung di Desa Udeung Poroh kemudian dipindahkan ke Makam Abdullah Syafi’i, Desa Cubo, Kecamatan Bandar Baru." Jelasnya.

TNI menyatakan terus berkoordinasi dengan aparat terkait untuk memantau perkembangan situasi dan menjaga stabilitas keamanan di wilayah tersebut.

Dalam keterangannya, TNI AD menegaskan komitmen untuk mengedepankan pendekatan persuasif, komunikasi sosial, serta sinergi dengan Polri, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat dalam menjaga keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Hingga Kamis (5/11/2026) pukul 04.30 WIB, situasi keamanan di Gampong Pulo Keunari, Kecamatan Tiro, dilaporkan secara umum telah kondusif. Personel TNI masih melakukan pemantauan dan koordinasi bersama aparat terkait.

Meski demikian, insiden yang menelan korban jiwa tersebut menjadi perhatian serius. Penanganan secara transparan, pengungkapan kronologi secara menyeluruh, serta penelusuran penyebab jatuhnya korban menjadi hal penting agar peristiwa serupa tidak kembali terulang. [*]


Penulis :  Wahyu
Editor    :  Redaksi
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Insiden Berdarah di Pulo Keunari, TNI Sampaikan Kronologi Penertiban Bendera Bulan Bintang

Terkini

Iklan Parlemen