Meureudu – Komitmen mengawal suksesnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperkuat. Kapolres Pidie Jaya, AKBP Tendri Wardi, S.Pt., S.I.K., M.H., menerima kunjungan silaturahmi Kepala Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Pidie Jaya bersama para Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Minggu (2/8/2026), di Ruang Vidcon Polres Pidie Jaya.
Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut dihadiri Kasat Reskrim Polres Pidie Jaya AKP Saiful Kamal, S.T.K., S.I.K., M.A., Kasat Intelkam yang diwakili Kanit 2 Sat Intelkam Ipda Nazaruddin, S.H., Korwil BGN Kabupaten Pidie Jaya Muhammad Ahlul Udzri, S.Kep., serta 18 Kepala SPPG dari berbagai wilayah di Kabupaten Pidie Jaya.
Dalam sambutannya, Kapolres yang baru sekitar dua pekan bertugas di Pidie Jaya mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi demi menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis, salah satu program prioritas nasional Presiden Republik Indonesia untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus menekan angka stunting.
Menurutnya, Polri siap memberikan dukungan penuh melalui pengawasan, pendampingan, dan koordinasi lintas sektor agar pelaksanaan program berjalan tepat sasaran, transparan, dan sesuai ketentuan.
"Kami berharap tidak ada penyalahgunaan anggaran maupun penurunan kualitas makanan. Jika ditemukan makanan yang tidak layak, jangan sampai didistribusikan kepada masyarakat. Mari kita kawal bersama agar program ini benar-benar memberikan manfaat maksimal," tegas AKBP Tendri Wardi.
Sementara itu, Korwil BGN Kabupaten Pidie Jaya, Muhammad Ahlul Udzri, memaparkan perkembangan pelaksanaan MBG di daerah tersebut. Dari 22 SPPG yang telah terbentuk, sebanyak 19 unit telah siap beroperasi. Saat ini delapan SPPG aktif melayani sekitar 53.574 porsi makanan bergizi bagi penerima manfaat, dari total sasaran 72.064 orang di Kabupaten Pidie Jaya.
Ia juga menjelaskan bahwa beberapa SPPG masih menjalani proses pembenahan tata kelola berdasarkan hasil evaluasi BGN, sementara tiga SPPG telah berhasil mengantongi sertifikat halal sebagai bagian dari pemenuhan standar pelayanan.
Kasat Reskrim Polres Pidie Jaya AKP Saiful Kamal menambahkan, pihaknya telah melakukan pengecekan terhadap standar mutu pelaksanaan Program MBG sesuai arahan Polda Aceh. Pengawasan mencakup kepemilikan sertifikat halal, sanitasi, pengelolaan limbah, pemisahan sampah, penyimpanan makanan, hingga edukasi kepada penerima manfaat terkait batas waktu konsumsi makanan.
Selain itu, Polres juga mengingatkan pentingnya pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel agar program nasional tersebut berjalan optimal serta mendapat kepercayaan masyarakat.
Dalam sesi diskusi, turut mengemuka persoalan pengelolaan sampah di sejumlah SPPG akibat keterbatasan armada pengangkut milik Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan. Menanggapi hal itu, Kapolres menyarankan setiap pengelola SPPG menyiapkan sarana pengangkutan sampah secara mandiri sebagai solusi sementara, sembari terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten untuk meningkatkan layanan kebersihan.
Silaturahmi yang berlangsung hingga pukul 15.35 WIB itu berakhir dalam suasana hangat, aman, tertib, dan kondusif. Pertemuan tersebut menjadi langkah strategis memperkuat sinergi antara Polres Pidie Jaya, Badan Gizi Nasional, dan seluruh pengelola SPPG dalam mengawal keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat serta mendukung terwujudnya generasi yang lebih sehat dan berkualitas. [IRZA]