Pidie Jaya - Pagi itu, suasana di halaman SMP Negeri 2 Ulim, Kecamatan Ulim, Kabupaten Pidie Jaya, terasa berbeda. Di bawah kibaran Sang Merah Putih, ratusan pasang mata siswa tertuju kepada sosok berseragam cokelat yang berdiri tegap sebagai inspektur upacara. Bukan sekadar memimpin jalannya upacara, kehadiran Kapolsek Ulim, IPTU Maimun Azhari, Senin (3/8/2026), membawa pesan tentang masa depan yang dimulai dari kedisiplinan hari ini.
Upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB itu dihadiri Kepala SMP Negeri 2 Ulim Zahniar, S.Pd.I., M.Pd., Kanit Intelkam Polsek Ulim Aiptu M. Safril, S.H., para guru, serta seluruh siswa. Selama kurang lebih 40 menit, lapangan sekolah menjadi ruang belajar yang berbeda, tempat nilai-nilai kehidupan disampaikan langsung oleh aparat kepolisian.
Dalam amanatnya, IPTU Maimun Azhari mengingatkan bahwa keberhasilan tidak lahir secara instan. Menurutnya, disiplin, tanggung jawab, dan semangat belajar merupakan pondasi utama bagi setiap pelajar untuk menggapai cita-cita.
Namun, pesan yang disampaikan tidak berhenti pada urusan akademik. Kapolsek mengajak para siswa memahami pentingnya kesadaran hukum sejak usia sekolah. Ketaatan terhadap tata tertib sekolah, katanya, merupakan langkah awal untuk menjadi warga negara yang patuh terhadap aturan.
Ia juga menyoroti berbagai ancaman yang kerap mengintai generasi muda, mulai dari perundungan (bullying), tawuran, penyalahgunaan narkoba, minuman keras, perjudian hingga aksi balap liar. Semua itu, menurutnya, bukan hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga dapat menghancurkan masa depan yang sedang dibangun.
Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, Kapolsek turut mengingatkan pentingnya etika dalam menggunakan media sosial. Para pelajar diminta lebih bijak menerima dan menyebarkan informasi, tidak mudah terpengaruh berita bohong (hoaks), serta menghindari ujaran kebencian yang berpotensi memicu perpecahan.
Pesan lain yang tak kalah penting adalah keselamatan berlalu lintas. Ia mengimbau siswa yang telah menggunakan sepeda motor agar selalu mengenakan helm, mematuhi aturan lalu lintas, dan memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan demi keselamatan bersama.
Menjelang akhir amanatnya, IPTU Maimun Azhari mengajak seluruh siswa untuk terus menumbuhkan rasa cinta tanah air, menghormati guru dan orang tua, serta menjaga persatuan dan kerukunan di lingkungan sekolah.
Upacara berakhir sekitar pukul 08.40 WIB dalam suasana aman, tertib, dan penuh khidmat. Lebih dari sekadar rutinitas setiap Senin pagi, kehadiran Kapolsek Ulim di tengah para pelajar menjadi wujud nyata sinergi antara Polri dan dunia pendidikan dalam membangun karakter generasi muda.
Sebab, pendidikan bukan hanya soal nilai di atas kertas, tetapi juga tentang membentuk pribadi yang disiplin, berintegritas, taat hukum, dan siap menjadi generasi penerus yang membawa manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara. []
Penulis : Wahyu
Editor : Rizky