Iklan Parlemen

terkini

Merawat Damai dari Gampong, Kapolres Pidie Jaya Rangkul Geuchik dan Tokoh Masyarakat Meurah Dua

Minggu, 09 Agustus 2026, 20.24 WIB Last Updated 2026-08-09T13:24:25Z
Silaturahmi Kapolres Pidie Jaya AKBP Tendri Wardi, S.Pt., S.I.K., M.H. bersama Forum Geuchik dan tokoh masyarakat Kecamatan Meurah Dua, Minggu (9/8/2026). Foto: Dok. Istimewa.


Meureudu – Merawat keamanan dan perdamaian tidak selalu dimulai dari ruang-ruang formal. Kadang, ia tumbuh dari percakapan sederhana di tengah masyarakat, dari kepedulian seorang geuchik, nasihat tokoh agama, hingga keberanian warga untuk saling mengingatkan.

Semangat itulah yang terasa dalam silaturahmi Kapolres Pidie Jaya AKBP Tendri Wardi, S.Pt., S.I.K., M.H. bersama Forum Geuchik dan tokoh masyarakat Kecamatan Meurah Dua, Minggu (9/8/2026).

Pertemuan tersebut bukan sekadar agenda silaturahmi. Di balik suasana kekeluargaan, berbagai persoalan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat turut dibicarakan, terutama menyangkut keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Salah satu perhatian yang mengemuka adalah perkembangan pergaulan generasi muda di tengah derasnya arus teknologi. Penggunaan smartphone yang tidak terkontrol hingga ancaman judi online menjadi tantangan yang membutuhkan perhatian bersama.

Remaja hari ini tumbuh dalam lingkungan yang berbeda. Dunia digital berada dalam genggaman mereka. Informasi dapat diakses hanya dalam hitungan detik, namun di balik kemudahan tersebut terdapat berbagai risiko yang tidak boleh diabaikan.

Karena itu, keluarga, pemerintah gampong, tokoh masyarakat, tokoh agama dan kepolisian memiliki peran penting untuk memberikan pendampingan dan pengawasan. Bukan hanya ketika masalah sudah terjadi, tetapi sejak dini melalui komunikasi dan kepedulian.

Kapolres Pidie Jaya mengajak para geuchik dan seluruh elemen masyarakat untuk tidak berjalan sendiri-sendiri dalam menghadapi persoalan tersebut.

Menurutnya, keamanan gampong bukan semata-mata tanggung jawab aparat kepolisian. Keamanan merupakan hasil dari kepedulian bersama, terutama masyarakat yang menjadi mata dan telinga pertama di lingkungannya masing-masing.

Selain persoalan generasi muda dan judi online, pertemuan juga membahas langkah pencegahan kriminalitas serta kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan bencana banjir.

Bagi masyarakat yang hidup berdampingan dengan kondisi alam yang dinamis, kesiapsiagaan menjadi bagian penting dari kehidupan. Koordinasi antara pemerintah gampong, masyarakat dan aparat diharapkan dapat mempercepat respons apabila terjadi keadaan darurat.

Dari Meurah Dua, Merawat Perdamaian Aceh

Ada pesan yang lebih besar dalam pertemuan tersebut: tentang bagaimana menjaga perdamaian yang telah menjadi bagian penting dari perjalanan Aceh.

Menjelang peringatan Hari Damai Aceh (MoU Helsinki), Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut merawat suasana aman, damai dan kondusif.

Perdamaian tidak cukup hanya dikenang sebagai sejarah. Perdamaian harus dirawat melalui sikap saling menghormati, menjaga komunikasi, menghindari konflik dan menyelesaikan persoalan dengan cara-cara yang bijaksana.

Dari tingkat gampong, nilai-nilai tersebut menjadi semakin penting. Sebab, gampong merupakan ruang pertama tempat masyarakat berinteraksi, menyelesaikan persoalan dan membangun kebersamaan.

Forum Geuchik dan tokoh masyarakat pun memiliki posisi strategis sebagai jembatan antara masyarakat dengan pemerintah maupun aparat keamanan.

Silaturahmi Kapolres Pidie Jaya di Meurah Dua akhirnya menjadi lebih dari sekadar pertemuan. Ia menjadi ruang untuk menyatukan perhatian terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus memperkuat komitmen bersama menjaga keamanan.

Di tengah perubahan zaman, ancaman yang dihadapi masyarakat mungkin semakin beragam. Namun satu hal tetap sama: keamanan dan perdamaian hanya akan bertahan apabila dijaga bersama.

Dari Meurah Dua, pesan itu kembali ditegaskan—bahwa merawat Aceh yang damai harus dimulai dari gampong, dari keluarga, dan dari kepedulian setiap warga. []


Editor  :  Wahyu
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Merawat Damai dari Gampong, Kapolres Pidie Jaya Rangkul Geuchik dan Tokoh Masyarakat Meurah Dua

Terkini

Iklan Parlemen