Iklan Parlemen

terkini

Geger Dugaan Pabrik Sabu di Pidie, Enam Orang Disebut Diamankan Polisi

Kamis, 22 Oktober 2026, 16.12 WIB Last Updated 2026-10-22T09:12:05Z
Foto: dok. Ilustrasi (AI)


PIDIE – Sebuah ruko dua pintu di Gampong Beureueh Dua, Kecamatan Mutiara Timur, Kabupaten Pidie, Aceh, diamankan aparat kepolisian pada Kamis (22/10/2026). Bangunan tersebut diduga berkaitan dengan aktivitas produksi narkotika jenis sabu-sabu.

Pengamanan di lokasi berlangsung ketat. Puluhan personel bersenjata lengkap terlihat berjaga di sekitar bangunan, sementara akses menuju area tersebut dibatasi bagi pihak yang tidak berkepentingan.

Situasi ini menarik perhatian masyarakat setempat, terlebih setelah beredar informasi mengenai dugaan aktivitas produksi narkotika dalam skala besar di lokasi tersebut.

Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, sebanyak enam orang diduga telah diamankan untuk kepentingan penanganan perkara. Dua di antaranya disebut-sebut merupakan warga negara asing (WNA).

Namun, hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi mengenai jumlah pasti orang yang diamankan, identitas mereka, maupun kewarganegaraan yang bersangkutan.

Informasi lain yang dikutip dari Meugah.com menyebutkan, lokasi tersebut diduga memiliki kapasitas produksi hingga satu ton sabu-sabu dalam sekali proses.

Angka tersebut tergolong sangat besar jika terbukti benar. Meski demikian, informasi mengenai kapasitas produksi, jenis peralatan yang ditemukan, serta dugaan aktivitas di dalam ruko belum dapat dipastikan dan masih membutuhkan penjelasan resmi dari aparat penegak hukum.

Karena itu, dugaan tersebut belum dapat dijadikan kesimpulan mengenai skala maupun jaringan peredaran narkotika yang mungkin terkait dengan lokasi tersebut.

Hingga berita ini disusun, belum tersedia keterangan resmi mengenai kronologi pengungkapan, barang bukti yang disita, status hukum orang-orang yang diduga diamankan, maupun dugaan keterlibatan jaringan narkotika lintas negara.

Sementara itu, informasi yang beredar menyebutkan Kapolri dijadwalkan mengunjungi Aceh pada Jumat (23/10/2026), dengan Kabupaten Pidie sebagai salah satu lokasi yang dikabarkan akan dikunjungi. Jadwal dan agenda kunjungan tersebut masih memerlukan konfirmasi resmi.

Pengungkapan kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut dugaan produksi narkotika dalam jumlah besar. Masyarakat kini menantikan penjelasan kepolisian untuk memastikan fakta di lapangan sekaligus menjawab berbagai informasi yang berkembang. [*]


Editor   :  Redaksi
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Geger Dugaan Pabrik Sabu di Pidie, Enam Orang Disebut Diamankan Polisi

Terkini

Iklan Parlemen