Iklan Parlemen

terkini

Pascakebakaran KMP Batu Mandi, TNI AL Periksa Kesiapan Kapal Penyeberangan di Pelabuhan Merak

Sabtu, 31 Oktober 2026, 23.42 WIB Last Updated 2026-10-31T16:42:22Z
Foto: dok. Istimewa


MERAK – Insiden kebakaran KMP Batu Mandi di Perairan Selat Sunda menjadi perhatian serius terhadap keselamatan transportasi laut. Menindaklanjuti kejadian tersebut, TNI Angkatan Laut melalui Pangkalan TNI AL (Lanal) Banten bersama sejumlah instansi terkait melakukan inspeksi fasilitas pelabuhan dan kapal penyeberangan di Pelabuhan PT ASDP Indonesia Ferry Merak, Jumat (30/10/2026).

Inspeksi ini tidak hanya bertujuan mengevaluasi kesiapan keselamatan kapal pascakebakaran KMP Batu Mandi, tetapi juga memastikan seluruh fasilitas penyeberangan siap menghadapi peningkatan aktivitas angkutan laut menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Komandan Lanal Banten Kolonel Laut (P) Wawan Subagyo Mardani memimpin langsung peninjauan bersama KSOP Kelas I Banten, manajemen PT ASDP Indonesia Ferry, Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (GAPASDAP), INFA & Port, Polairud Polda Banten, serta Biro Klasifikasi Indonesia (BKI).

Dalam kegiatan tersebut, rombongan memeriksa sejumlah kapal yang sedang bersandar di Pelabuhan Merak. Pemeriksaan difokuskan pada kelengkapan dan kondisi peralatan keselamatan yang menjadi kebutuhan utama ketika kapal menghadapi situasi darurat.

Beberapa perangkat yang diperiksa meliputi life jacket atau rompi pelampung, sekoci, liferaft atau rakit penolong, EPIRB (Emergency Position Indicating Radio Beacon) sebagai pemancar sinyal darurat, hingga sistem pemadam kebakaran CO2 Central di ruang mesin.

Tidak hanya memeriksa peralatan, tim gabungan juga meninjau jurnal pemeriksaan dan pemeliharaan kapal. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pengecekan rutin berjalan sesuai ketentuan serta awak kapal memahami prosedur penanganan keadaan darurat.

Danlanal Banten menegaskan bahwa keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan komitmen dan sinergi seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, keterlibatan TNI AL dalam inspeksi tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap pengawasan dan pemantauan keamanan maritim, khususnya di wilayah Perairan Selat Sunda.

Melalui pemeriksaan bersama ini, seluruh operator kapal diharapkan semakin meningkatkan kedisiplinan dalam memenuhi standar keselamatan, melakukan pemeliharaan fasilitas secara berkala, serta memastikan kesiapan awak kapal menghadapi kemungkinan keadaan darurat.

Upaya tersebut menjadi penting agar masyarakat yang menggunakan jasa penyeberangan Merak–Bakauheni dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman, terutama saat arus penumpang dan kendaraan meningkat pada masa libur Natal dan Tahun Baru.


Sumber: Dinas Penerangan Angkatan Laut
Editor   :  Redaksi
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pascakebakaran KMP Batu Mandi, TNI AL Periksa Kesiapan Kapal Penyeberangan di Pelabuhan Merak

Terkini

Iklan Parlemen