Foto : Istimewa
PIDIE – Pemerintah Kabupaten Pidie terus memperkuat sektor pertanian dan perkebunan dengan mengembangkan durian Montong serta kopi Geumpang sebagai komoditas unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan prospek pasar yang menjanjikan.
Kedua komoditas tersebut dinilai mampu menjadi motor penggerak perekonomian masyarakat, khususnya di kawasan pedalaman seperti Kecamatan Geumpang, Tangse, dan Mane yang selama ini dikenal sebagai sentra pertanian dan perkebunan.
Juru Bicara Bupati Pidie, Andi Firdhaus, mengatakan Bupati Pidie Sarjani Abdullah berkomitmen menjadikan sektor perkebunan sebagai salah satu pilar utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pada Minggu (14/6/2026)
Menurutnya, budidaya durian Montong yang dikembangkan masyarakat di Gampong Leupu, Kecamatan Geumpang, menunjukkan perkembangan yang menggembirakan dan saat ini tengah memasuki masa menunggu panen.
“Durian Montong memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai komoditas andalan Kabupaten Pidie. Tanaman yang dibudidayakan masyarakat di Leupu saat ini tumbuh dengan baik dan sedang memasuki fase menjelang panen,” ujar Andi.
Selain durian Montong, Pemkab Pidie juga terus memberi perhatian serius terhadap pengembangan kopi Geumpang yang selama ini dikenal memiliki cita rasa khas dan kualitas yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Andi menegaskan, pengembangan kedua komoditas tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan produksi perkebunan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan petani.
“Durian Montong dan kopi Geumpang memiliki potensi besar untuk menjadi identitas ekonomi baru Kabupaten Pidie. Pemerintah daerah akan terus mendorong pengembangannya agar mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan memperkuat posisi Pidie sebagai daerah penghasil komoditas perkebunan unggulan di Aceh,” katanya.
Dengan dukungan pemerintah serta keseriusan para petani, durian Montong dan kopi Geumpang diharapkan mampu menjadi produk unggulan yang tidak hanya dikenal di tingkat regional, tetapi juga mampu menembus pasar nasional hingga internasional. [WAHYU]