PIDIE — Upaya memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat terus dilakukan jajaran Koramil 03/Delima, Kodim 0102/Pidie. Tidak hanya melalui kegiatan pembinaan teritorial, pendekatan kepada masyarakat juga dilakukan melalui kegiatan keagamaan sebagai sarana mempererat silaturahmi serta membangun komunikasi dengan para tokoh agama.
Danramil 03/Delima Kapten Czi Abdul Haris bersama jajaran Babinsa melaksanakan silaturahmi, shalat Dzuhur berjamaah, dan doa bersama di Dayah Darussalamah Al-Aziziyah, Desa Dayah Reubee, Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh keakraban. Kehadiran jajaran Koramil di lingkungan dayah menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih dekat dengan ulama, pimpinan dayah, santri, serta masyarakat sekitar.
Melalui kegiatan keagamaan tersebut, Danramil bersama para Babinsa tidak hanya menjalankan ibadah bersama, tetapi juga memanfaatkan momentum silaturahmi untuk mendengarkan berbagai pandangan dan informasi dari tokoh agama mengenai kondisi sosial masyarakat di wilayah Kecamatan Delima.
Komunikasi dengan tokoh agama dinilai memiliki arti penting dalam pembinaan kehidupan bermasyarakat. Tokoh agama memiliki kedekatan dengan masyarakat dan dapat menjadi mitra strategis dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, serta menciptakan suasana lingkungan yang aman dan kondusif.
Kapten Czi Abdul Haris menyampaikan bahwa kegiatan keagamaan menjadi salah satu cara untuk memperkuat hubungan emosional antara aparat kewilayahan dengan masyarakat. Menurutnya, kedekatan tersebut harus dibangun melalui komunikasi yang terbuka, saling menghargai, dan tidak terbatas pada kegiatan formal.
“Silaturahmi dengan para ulama dan tokoh agama merupakan bagian penting dalam membangun kebersamaan. Dengan komunikasi yang baik, berbagai persoalan di tengah masyarakat dapat diketahui lebih awal dan dicarikan solusi melalui koordinasi bersama,” ujarnya.
Di sisi lain, kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi jajaran Koramil untuk menerima masukan dari tokoh agama dan masyarakat. Pendekatan semacam ini menjadi penting agar pelaksanaan pembinaan wilayah tetap memperhatikan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat.
Kehadiran Babinsa di tengah lingkungan dayah juga menunjukkan bahwa pembinaan teritorial tidak semata-mata berkaitan dengan aspek keamanan. Hubungan sosial, kehidupan keagamaan, serta komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga ketahanan sosial di tingkat desa.
Jajaran Koramil 03/Delima berharap silaturahmi yang terjalin dengan pihak Dayah Darussalamah Al-Aziziyah dapat terus dipelihara dan dikembangkan. Sinergi antara aparat kewilayahan, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat persatuan serta menjaga suasana Kecamatan Delima tetap aman, damai, dan harmonis.
Kegiatan shalat Dzuhur berjamaah dan doa bersama tersebut berjalan dengan tertib dan khidmat. Melalui pendekatan yang humanis dan berbasis silaturahmi, Koramil 03/Delima terus mendorong terciptanya hubungan yang semakin erat antara TNI, ulama, dan masyarakat di wilayah binaannya. []