PIDIE JAYA – Musibah kebakaran hebat melanda kompleks Dayah Istiqamatuddin Rauzatul Jannah di Gampong Blang Kuta Barat, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Selasa (4/8/2026) sekitar pukul 12.13 WIB. Kobaran api yang diduga berawal dari salah satu balai pengajian menghanguskan sejumlah bangunan dan fasilitas pesantren, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pidie Jaya, dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting atau arus pendek pada instalasi listrik. Percikan api kemudian dengan cepat menyambar bangunan lain yang sebagian besar berbahan mudah terbakar, sehingga dalam hitungan menit api membesar dan sulit dikendalikan.
Akibat peristiwa tersebut, sedikitnya satu unit rumah, dua unit balai pengajian, empat bilik pengajian, satu unit genset, tiga unit sepeda motor, serta sejumlah kitab dan perlengkapan belajar mengajar hangus dilalap si jago merah. Nilai kerugian material diperkirakan cukup besar, meski hingga kini belum dilakukan perhitungan resmi.
Beruntung, sekitar 50 santri yang menempuh pendidikan di dayah tersebut sedang mengikuti kegiatan belajar di sekolah saat kebakaran terjadi. Kondisi itu membuat seluruh santri berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka.
Sebelum petugas tiba, warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara mandiri. Namun besarnya kobaran membuat bantuan dari Dinas Pemadam Kebakaran segera dibutuhkan.
Mendapat laporan masyarakat, BPBD Kabupaten Pidie Jaya langsung mengerahkan armada pemadam dari Pos Meureudu dan Pos Ulee Glee, dibantu tiga unit mobil suplai air. Proses pemadaman juga melibatkan personel TNI, Polri, aparat gampong, serta masyarakat yang bahu-membahu mengendalikan api dan mengamankan lokasi.
Setelah berjibaku selama beberapa waktu, petugas akhirnya berhasil menjinakkan kobaran api sehingga tidak merembet ke bangunan lain. Pendinginan kemudian dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Dugaan awal mengarah pada korsleting instalasi listrik di salah satu balai pengajian, namun penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab kebakaran secara pasti.
BPBD Kabupaten Pidie Jaya mengimbau masyarakat, khususnya pengelola lembaga pendidikan, pesantren, dan fasilitas umum, agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik. Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah terjadinya kebakaran akibat arus pendek yang dapat mengakibatkan kerugian besar. [Red]