Iklan Parlemen

terkini

Pasar Tani Aceh ke-8 di Pidie Jaya Dorong UMKM Naik Kelas, 32 Stand Ramaikan Meureudu

Selasa, 29 September 2026, 17.28 WIB Last Updated 2026-09-29T10:28:19Z
dok. Istimewa


PIDIE JAYA – Pasar Tani Aceh ke-8 tahun 2026 tidak hanya menjadi ruang transaksi kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi panggung bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memperkenalkan sekaligus memperluas pasar produk lokal.

Road Show Pasar Tani Aceh 2026 yang digelar di halaman Kantor Camat Meureudu, Gampong Kota Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Selasa (29/9/2026), menghadirkan sekitar 32 stand UMKM dan menarik antusiasme sekitar 300 pengunjung.

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh bersama Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Pidie Jaya itu mempertemukan petani, pelaku UMKM dan masyarakat dalam satu ruang ekonomi.

Beragam produk ditawarkan, mulai dari hasil pertanian, sayuran, makanan dan minuman olahan hingga berbagai kebutuhan pangan. Kehadiran stand-stand tersebut sekaligus memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk berinteraksi langsung dengan konsumen dan memperkenalkan produk mereka.

Bupati Pidie Jaya, Tgk. H. Syibral Malaysi, MA, S.Sos., mengatakan Pasar Tani tidak semata-mata berbicara tentang aktivitas jual beli hasil pertanian. Menurutnya, kegiatan tersebut dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat perekonomian masyarakat melalui perluasan akses pemasaran bagi petani dan pelaku UMKM.

Pasar Tani juga dinilai menjadi ruang untuk memperluas pasar produk pertanian dan usaha kreatif masyarakat, sekaligus menjaga keterjangkauan harga kebutuhan pangan.

Momentum tersebut semakin penting bagi Pidie Jaya karena sektor pertanian dan ekonomi masyarakat masih dalam proses pemulihan setelah bencana hidrometeorologi yang melanda Aceh, termasuk Pidie Jaya, pada akhir November 2025.

Pemerintah daerah mengapresiasi kolaborasi Pemerintah Aceh, jajaran dinas terkait, penyuluh pertanian, kelompok tani, pelaku UMKM serta berbagai pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Selain menjadi ruang promosi produk lokal, kegiatan juga diisi dengan live talkshow bersama petani dan pelaku UMKM. Forum tersebut menjadi bagian dari upaya membuka ruang komunikasi sekaligus memperkenalkan potensi usaha masyarakat kepada konsumen yang lebih luas.

Di sisi lain, Pasar Tani juga menyediakan sejumlah komoditas pangan dengan harga terjangkau. Tercatat sebanyak 2,5 ton beras SPHP disiapkan dengan harga Rp60.000 per 5 kilogram, 600 liter Minyak Kita seharga Rp31.000 per 2 liter, 200 tabung LPG 3 kilogram seharga Rp18.000 per tabung, serta 25 tabung Bright Gas 5,5 kilogram seharga Rp108.000 per tabung.

Kapolres Pidie Jaya AKBP Tendri Wardi, S.Pt., S.I.K., M.H., bersama personel Polres Pidie Jaya dan Polsek Meureudu turut melakukan monitoring dan pengamanan kegiatan.

Pengamanan dipimpin Katim Pengamanan IPDA Yusri, S.H., bersama empat personel Polres Pidie Jaya dan Polsek Meureudu.

Road Show Pasar Tani Aceh yang disebut sebagai pelaksanaan ke-8 tersebut berakhir sekitar pukul 13.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif.

Bagi pelaku UMKM, kehadiran Pasar Tani menjadi lebih dari sekadar kesempatan berjualan sehari. Kegiatan ini membuka ruang bagi produk lokal untuk bertemu konsumen, membangun jaringan dan mendapatkan akses pasar yang lebih luas.

Dengan demikian, Pasar Tani Aceh di Pidie Jaya tidak hanya menghadirkan transaksi pangan, tetapi juga memperlihatkan bagaimana petani, UMKM dan ekonomi kreatif dapat bergerak bersama untuk menghidupkan ekonomi masyarakat dari tingkat lokal. []


Editor  :  Wahyu
Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Pasar Tani Aceh ke-8 di Pidie Jaya Dorong UMKM Naik Kelas, 32 Stand Ramaikan Meureudu

Terkini

Iklan Parlemen